Falling in Love is Nothing Compared to Marriage

What do I know about marriage,.. wong sampai sekarang aja belum dinikah kok.

Mungkin saya belum tahu apa apa tentang marriage, tapi saya tahu kalau ketika pernikahan itu sudah terlaksana, apapun yang terjadi nanti mempertahankan pernikahan adalah hal yang paling utama.

Sudah nonton “Spanglish” belum? Film Adam Sandler yang seperti film2 Adam Sandler lainnya, yang selalu menjadi favorite saya. Tapi jika ditanya film Adam Sanlder yang paling saya suka banget nget adalah “Spanglish.” Sudah nonton 7 kali tetep nangis, tapi memang saya suka nangis kalau lagi nonton film apapun.

Apa yag bisa dipelajari dari film “Spanglish” sangat tersampaikan, bagaimana pernihakan/ keluarga adalah yang paling utama, bagaimana hubungan ibu dan anak tidak dapat terpisahkan, dan bagaimana jati diri/ kehormatan itu sangat perlu dijaga. No other movie could compare the successful of messages deliverance of this movie.

Di film ini, Adam Sandler berpesan sebagai pria berkeluarga yang mana istrinya mengaku kalau dia selingkuh. Pada saat terberat itu, Adam Sandler menghabiskan waktu dengan pembantunya Flor, yang mana seorang wanita baik2 dan seorang single mother. Mereka menghabiskan waktu dengan hanya bercakap2, bercanda dan menikmati hidangan makan malam. Lalu mereka pun saling jatuh cinta, tapi tidak saling mengungkapkan, walau Flor sempat membisikan “I love u” pad Adam Sandler.

unspoken love

Keesokan hari nya, Flor berhenti bekerja dan memutuskan pergi menjauh dari keluarga itu. Meskipun ada alasan lain, namun pesan bahwa pernikahan/ keluarga adalah yang utama sangat tersampaikan. Andai saja semua pria beristri dan wanita yang mencintai suami orang dapat melakukan hal itu, membatasi diri dan menjaga apa yang menjadi utama.

Jika seseorang yang sudah menikah/ akan menikah menjadi takut, takut jika suatu saat nanti akan jatuh cinta lagi pada orang lain, saya saran kan jangan takut. Tapi bersiaplah melakukan apapun yang dianggap perlu untuk menyelamatkan/ mengutamakan apa yang menjadi utama yaitu pernikahan/ keluarga.

btw, kalimatku mbulet ya .. mosok “mengutamakan apa yang menjadi utama… bennn kan penulis amatir.

Posted in life, movie review, words on September 26th, 2009 by niningss | |

6 Responses to ' Falling in Love is Nothing Compared to Marriage '

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Falling in Love is Nothing Compared to Marriage '.

  1. neng oCHa said,

    on September 26th, 2009 at 7:01 pm

    I Love You, doesn’t always tent to be said every day, huh? Better say it in time, so that we know how deep is the power of that words

    *mbuh ngomyang opo aku ki*

  2. stey said,

    on September 28th, 2009 at 2:46 am

    bagusnya klo we’re falling in love with the person we marriage everyday…

  3. Mbilung said,

    on September 29th, 2009 at 11:43 pm

    Dulu ada seorang kemlinthi yang memberi selamat atas ulang tahun perkawinan saya. Njuk ngasih kata-kata bijak ngene “Perkawinan bukanlah penjara — sepanjang kita betah di dalamnya.”

  4. Latree said,

    on September 30th, 2009 at 5:30 am

    nggap pengen nanya aku? aku sudah mengalami yang lebih rumit dari si adam loh,,,
    iyak benar. in the end, pernikahan butuh kemauan super keras dan komitmen super kuat dalam diri kita masing-masing untuk mempertahankannya. kalau enggak… ya bisa aja sih dibikin enak kaya ‘orang-orang itu’, ngga cocok ya cerai… :p

  5. lambang said,

    on October 13th, 2009 at 5:37 pm

    Adam sandler! I like him. . other film such as Anger management!

  6. paririan said,

    on October 14th, 2009 at 7:15 am

    ah…ah…andai kau tahu rasanya menikah…

    btw, setuju ama judulnya…:D

Leave a reply