my believe

Mungkin setelah membaca postingan saya ini, beberapa orang akan berpandangan lain tentang saya, mungkin juga bisa memaki, atau mungkin bisa tersinggung atau malah ngajak debat.. walah… padahal aku tu ndak pandai debat e….

what I want to say is that, for me… my religion is to guide and not to prohibit…

Suatu agama buat saya adalah untuk panduan hidup, dan bukan untuk pagar hidup… ketika manusia diciptakan dengan akal dan pikiran, maka sudah kodratnya manusia itu berkembang, dengan dipandu oleh peraturan2…

Pernah suatu kali, saya berada di dalam mobil bersama seorang teman berkebangsaan Inggris, yang mana dia adalah seorang atheis. .. waktu itu konteks nya cuman omong2 an biasa… saya bercerita tentang sahabat saya yang meninggal, bagaimana dulu saya menangisi nya setiap hari selama ber bulan-bulan…, saya menceritakan bagaimana saya bisa berhenti menangis waktu itu, yaitu ketika mamah saya bilang ke saya begini… “ning, teman mu itu beruntung meninggal dunia di usia muda,… karena dia sudah tidak bisa berbuat dosa lagi…” ..

mendengar cerita saya, teman saya yang berkebangsaan inggris itu berkomentar “well i dont believe in such stuff, but if those words made u stop crying then its good… ..” .. lalu dia melanjutkan, dengan mengatakan bahwa dia tidak percaya adanya Tuhan, dia bilang jika Tuhan itu ada, kenapa masih banya anak-anak kecil yang meninggal akibat perang, kenapa banyak orang2 yang tidak bersalah meninggal dunia dll dsb…

saya yang kalah umur dari teman saya itu, yang mana usianya sudah 50 tahun keatas, saya cuman bisa manggut2…. tapi lalu kemudian saya berkomentar,.. saya bilang, manusia itu bermacam2, ada manusia yang mempunyai kekuasaan sampai dia tidak takut oleh apapun, maybe thats why there is God, so human have something to be fear of… dan pada jaman dahulu ketika belum terbentuk suatu hukum tertulis atau peraturan2…, butuh sesuatu untuk mengatur manusia-manusia yang ada dengan berbagai macam perilaku nya, maybe thats why there are religions…

dan cukup disitu saja saya mengutarakan pendapat saya, .. tanpa memaksa dia untuk percaya atau tidak…

untuk saya, agama adalah sebuah keyakinan dalam memandu hidup saya, dan tidak berfungsi sebagai pagar… mungkin dalam agama terdapat larangan2 keras, atau aturan-aturan yang dianggap baku,.. namun larangan2 dan aturan2 itu diciptakan ketika manusia-manusia masih berfikir secara terbatas,.. bisa dibilang bodoh.. …

seperti contoh nya, saya bukan peminum (dalam hal ini peminum alkohol)… tapi kalau saya terdampar di kutub utara, dimana disitu ada air dan ada wiski… saya akan memilih meminum wiski, karena wiski akan menghangatkan tubuh saya…

yang saya heran adalah, kenapa untuk beberapa orang atau malah untuk sebagian banyak orang… mencintai lawan jenis dengan keyakinan berbeda itu dianggap suatu aib.. padahal menurut saya, cinta itu murni,… dan merupakan kasih sayang yang tumbuh dari hati tanpa terkontrol, dan tidak dapat dikontrol.. . seperti hal nya dengan keyakinan, kita tidak akan bisa mengontrol keyakinan kita terhadap sesuatu, baik itu keyakinan pada suatu agama…

yang menurut saya aib itu adalah mencintai istri/ suami orang lain,.. mencintai dengan nafsu pada ibu/ bapak atau saudara kandung sendiri… ..

ya sudah begitu saja postingan saya ini, … woohh kok tumben banyak ya…

saya yakin, Tuhan menciptakan agama untuk memudahkan dan tidak untuk menyusahkan umat nya….

Posted in life, words on June 23rd, 2009 by niningss | | 18 Comments

Kampanye Pemisahan Sampah

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni, saya ingin mengkampanyekan program pemisahan sampah.

Saya yakin sekali, sekarang ini hampir semua orang sudah memisahkan sampah sampah mereka, sampah kering dan sampah basah. Contoh kecil tempat sampah yang ada di dalam kamar/ kantor pasti adalah sampah kering, dan dipisahkan dari sampah basah yang biasanya ditaruh di luar ruangan atau dapur.

Sampah kering kebanyakan berupa plastik dan kertas, dimana keduanya merupakan bahan yang dapat di daur ulang. Kalau kertas kertas bekas/ sampah kertas kertas di indonesia bisa terkumpulkan dan terdaur ulang semua, bisa dibayangkan berapa banyak pohon yang dapat terselamatkan. Hanya saja, pemerintah belum begitu memperhatikan hal ini, percuma saja jika setiap individu sudah memisahkan sampah sampah mereka tapi ujung ujung nya diangkut dan dibuang dijadikan satu.

Jika saja pemerintah mulai mengkampanyekan pemisahan sampah, mensosialisasikan dan menfasilitasi pemisahan sampah, mungkin dengan cara membuka proyek yang tertuju pada perusahaan-perusahaan daur ulang untuk menyediakan tempat sampah (dengan logo daur ulang) dan juga pada proses pengangkutan nya.

Saya yakin, dengan membuka proyek seperti ini, pemerintah bisa mendapatkan pemasukan, perusahaan perusahaan daur ulang bisa mendapatkan untung yang lebih banyak, dan juga ramah lingkungan. Kota/ desa pun bisa jadi lebih bersih.

Tulisan saya ini adalah bentuk keperdulian saya pada global warming yang semakin terasa effek nya. Mungkin sudah waktunya, untuk semua manusia mulai memikirkan nasib bumi dalam melakukan suatu tindakan apapun atau pun dalam berperilaku.

Posted in kuliner, life, words on June 4th, 2009 by niningss | | 9 Comments